Reses di Sungai Nyamuk, Rahmad Iman Cahyadi Serap Aspirasi Masyarakat

SINABOI – Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rahmad Iman Cahyadi, S.Ip, di Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, dipenuhi berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

Dalam pertemuan tersebut, Datuk Penghulu Sungai Nyamuk, Daryamin, menyampaikan kondisi memprihatinkan Jalan Poniman yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan maksimal. Padahal, jalan tersebut merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.

Daryamin menjelaskan, pihak kepenghuluan sebenarnya telah merencanakan perbaikan jalan melalui Dana Desa (DD). Namun, keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat terealisasi secara menyeluruh.
“Kami sudah berencana memperbaiki jalan ini, tapi karena keterbatasan dana, belum bisa maksimal. Kami berharap ada dukungan dari anggota dewan melalui dana pokok pikiran,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, wilayah tersebut sempat mendapatkan bantuan pembangunan jalan dan drainase dari salah satu anggota DPRD. Meski cukup membantu, pembangunan tersebut dinilai belum menyentuh seluruh kebutuhan masyarakat.

Kondisi Jalan Poniman yang rusak berat berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga. Setiap bulannya, ribuan ton kelapa sawit diangkut melalui jalur tersebut. Namun, kerusakan jalan membuat biaya transportasi meningkat, sehingga harga jual sawit harus dipotong untuk menutupi ongkos angkut.

Selain infrastruktur jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan lain, seperti bantuan pupuk subsidi untuk mendukung produktivitas perkebunan. Menurut Daryamin, ketersediaan pupuk sangat penting untuk meningkatkan hasil panen masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rahmad Iman Cahyadi mengaku memahami kondisi yang dihadapi masyarakat. Ia bahkan mengingat kembali pengalamannya saat masa kampanye, di mana Jalan Poniman sudah dalam kondisi sulit dilalui.

“Hari ini saya datang lagi ke jalan Poniman ini, karena saya tidak mau dibilang kacang lupa kulit,” ujarnya di hadapan warga.

Politisi Partai Gerindra itu pun menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut. Ia berjanji dalam masa jabatannya, Jalan Poniman akan menjadi prioritas pembangunan.

“Intinya bersabar, saya janji satu periode menjabat sebagai anggota DPRD ini jalan Poniman sudah diperbaiki. Kalau tidak terealisasi, jangan pilih saya lagi,” tegasnya, disambut tepuk tangan warga.

Rahmad juga menekankan bahwa Kecamatan Sinaboi harus menjadi perhatian serius dalam pembangunan daerah, mengingat wilayah tersebut masih minim perwakilan di legislatif.

Selain persoalan infrastruktur, sejumlah aspirasi lain turut disampaikan warga. Wati (50), perwakilan kelompok perwiritan Yasin RT 09, mengusulkan bantuan tenda yang dapat digunakan untuk keperluan sosial masyarakat, seperti acara kemalangan.

Menanggapi hal tersebut, Rahmad menyebut belum dapat mengakomodasi melalui program resmi karena sifatnya pribadi. Namun, ia berjanji akan membantu jika memiliki rezeki.

“Insyaallah kalau ada rezeki, saya siap bantu kebutuhan perwiritan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Iskandar, warga setempat, mengusulkan pemanfaatan lahan tidur di wilayahnya untuk dijadikan persawahan. Ia menyebut potensi tersebut cukup besar, namun terkendala kondisi banjir serta aliran sungai yang belum optimal.

Rahmad menjelaskan bahwa status lahan tersebut berada dalam kawasan tertentu sehingga perlu koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Ia memastikan akan mencari solusi bersama instansi terkait agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai aturan.

Kegiatan reses ini berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan penuh harapan. Masyarakat berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di wilayah Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi.

Related posts