PUJUD – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus digencarkan aparat di wilayah Kecamatan Pujud. Pada Sabtu (18/4/2026) malam, jajaran Upika Pujud bersama tokoh adat menggelar patroli skala besar guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB ini melibatkan unsur Polsek Pujud, pemerintah kecamatan, tokoh adat LAM, TNI dari Koramil 06 Tanjung Medan, serta Satpol PP. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan bersama Camat Pujud M. Nasri dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Lintas Pujud–Tanjung Medan, kawasan Kasang Bangsawan, tempat hiburan malam, hingga titik-titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
Selain itu, area sekitar Masjid Baitul Izzah dan kerumunan masyarakat juga turut dipantau.
“Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar, aksi premanisme, maupun kegiatan ilegal lainnya,” ujar Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan.
Tim gabungan juga menyisir sejumlah tempat hiburan malam dan warung remang-remang. Pengelola diimbau untuk menghentikan operasional sementara hingga memiliki izin resmi dari pemerintah daerah. Tidak hanya itu, para pekerja perempuan yang berada di lokasi tersebut juga diminta untuk kembali ke daerah asal masing-masing.
Selain menyasar tempat hiburan, patroli juga difokuskan pada titik-titik rawan tindak kriminal seperti pencurian kelapa sawit serta potensi peredaran narkotika. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Pujud.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya barang berbahaya seperti senjata tajam maupun narkotika selama patroli berlangsung.
Selain itu, aktivitas balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya juga tidak ditemukan di sejumlah titik yang sebelumnya kerap menjadi lokasi kerawanan.
Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan tokoh adat ini diharapkan mampu terus menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah Pujud.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. (rilis)






