Rohil – Pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rokan Hilir (Rohil) menepis adanya penilaian negatif terkait dengan program Rohil Makmur, berupa bantuan hewan ternak sapi untuk kelompok ternak yang ada.
Demikian ditegaskan Ketua Baznas Rohil H Jefrizal SHI MM pada saat mengelar silaturrahmi dan penandatanganan Mou program Rohil makmur bantuan kelompok ternak sap dbinaan Bazna, di Bagansiapiapi, Kamis (14/8/2025).
Dimana pada saat kegiatan yang dipimpin Ketua Baznas Rohil H Jefrizal SHI MM, didampingi Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Pendistribusian dan Pendayagunaan Junaidi SE, Waka Bidang Perencanaan Keuangan dab Pelaporan Syafii Jais SE dan waka bidang Administrasi, SDM dan Umum Baznas Rohil Ramli MPdI.
Ketua Baznas Rohil Jefrizal menyebutkan program Rohil Makmur merupakan program yang dijalankan oleh Baznas Rohil, dan progam serupa juga telah dilakukan oleh baznas kabupaten/kota di Riau.
“Untuk bantuannya diserangkan pada kelompok peternak yang tersebar di 18 kecamatan di Rohil,” kata Jefrizal. Untuk bantuan berupa 10 ekor sapi, dengan rincian satu jantan dan sembilan ekor sapi beteina. Diluar dari sasaran kelompok ternak tersebut, ada juga bantuan berupa lima ekor sapi yang diberikan kepada penerima yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan.
“Sehingga ada 37 kelompok yang menerima program tersebut, dengan total sapi berjumlah 300 ekor,” katanya.
Terkait hal itu tambahnya telah dilakukan sesuai dengan mekanisme aturan dari pusat dengan melibatkan pihak yang kompeten. Memastikan bahwa ternak telah disalurkan dengan baik, tepat, pihak Baznas telah melakukan pengawasan langsung ke lapangan.
“Kami sudah sampai ke kelompok-kelompok peternakan dan kami memastikan programnya berjalan baik, hewan ternak telah sampai, diterima kelompok yang ada,” terangnya. Jefrizal menegaskan pihak komisioner Baznas tidak ada memunggut biaya atas alasan apapun, dan bantuan itu ditujukan untuk kelompok bukan perorangan dengan harapan bisa berkembang biak sebagai pemberdayaan bagi masyarakat.
Ia menambahkan kelompok penerima akan diminta laporannya secara berkala, terkait dengan pengelolaan ternak sapi.
Selanjutnya dilakukan penandatangan Mou yang intinya menegaskan bahwa bantuan itu tidak atas nama pribadi, bantuan tak boleh diperjualbelikan, tidak boleh disembelih, tak boleh balik nama maupun diberikan ke pihak lain.
Salah seorang perwakilan kelompok ternak, Zulyani menyampaikan terimakasih dengan program Baznas Rohil tersebut. “Terimakasih telah diberikan kepada masyarakat, dan kami mohon agar dibantu untuk pengiling pakan agar peternakan bisa berjalan baik dan sapi dalam sehat-sehat,” katanya.
Berbagai tanggapan lain disampaikan ketua atau perwakilan kelompok ternak, yang pada intinya menyampaikan terimakasih kepada Baznas Rohil dengan adanya program bantuan sapi untuk dikembangbiakkan dan mereka berharap agar bantuan itu disertai dengan pengawasan yang baik dan tepat seperti adanya bantuan obat-obatan ternak, pemantauan dokter hewan, dan pihak terkait lainnya. (rilis)






