ROHIL – Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade), bersama UMKM Rumah Tamaddun mengelar Workshop Ekonomi Hijau dan Transfer Soft Skill serta Manajemen Wirausaha bagi Masyarakat Binaan di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi yang digelar Jumat (31/1/2025) pagi menjelang siang.
Dirut CV Rumah Tamadun, Hendra Dermawan SPd MM (Cand) selaku ketua panitia mengatakan, bahwa dirinya bertekad untuk memberikan pembinaan kepada warga binaan Lapas. Karena sebelumnya CV Rumah Tamadun telah melakukan MoU dengan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
Dikatakan Hendra, dengan asta cita pak Prabowo tentang ekonomi hijau yang didukung penuh oleh BPDP juga asosiasi Samade dan anggota DPR RI DR Hj Karmila Sari sehingga workshop dapat digelar.
“Kami berharap mudah-mudahan Rohil semakin maju ke depannya. Harapan untuk kedepannya terutama di UMKM nanti ada kegiatan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi terus membuat teh dari daun sawit sebagai praktisi,” kata Hendra.
Sementara itu, Ketua DPP Samade Tolen Ketaren mengatakan, dia bersyukur dengan peran semua pihak sehingga bersama-sama mewujudkan pemberdayaan khususnya dalam hal pemanfaatan produk tanaman sawit.
Tolen berharap kepada pemerintah daerah, kiranya nanti ada satu desa yang menjadi pilot projek menjadi percontohan, bukan hanya kebun namun juga UMKM nya, yaitu desa UMKM kelapa sawit.
“Ke depan Rohil bisa menjadi salah satu ikon industri, koperasi dan pariwisata. Samade sangat berharap ini menjadi wujud nyata desa UMKM sawit sebagai percontohan. Semoga acara ini bermanfaat bagi teman-teman di Lapas,” katanya.
Badan Pengelolaan Dana Perkebunan, Divisi UKMK Helmi mengapresiasi terlaksananya kegiatan sesuai dengan target pak Presiden Prabowo.
Sementara Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Ika Prihadi Nusantara SSos MM menyebutkan dengan disasarnya pembinaan bagi warga lapas merupakan suatu kebanggaan bagi pihaknya.
“Mari kita bersama-sama membangun Rohil menjadi hebat. Saya yakin Pemda Rohil mampu mempersiapkan masa depan yang baik bagi masyarakat binaan,” kata Ika.
Wabup Rohil H Sulaiman SS MH mengapresiasi dengan digelarnya Workshop Ekonomi Hijau dan Transfer Soft Skill serta Manajemen Wirausaha bagi Masyarakat Binaan di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi.
“Kami mengapresiasi dengan digelarnya kegiatan ini, kedepan perlu diperhatikan mengingat potensi yang ada di Rohil juga besar dalam bidang perkebunan yang bisa dimanfaatkan,” ungkap Sulaiman.
Kegiatan workshop itu secara khusus berkaitan dengan pengelolaan produk sawit non TBS, seperti pemanfaatan nipah/lidi sawit.
Dalam pengembangannya, bisa dimanfaatkan menjadi tas berbahan baku lidi sawit, teh, sabun, lotion dan lain-lain.
Jhony Charles BBA MBA mengajak semua kalangan bersinergis mendukung keberadaan UMKM yang ada di Rohil.
“Kami berkomitmen untuk memperhatikan UMKM ini dan kedepan akan melibatkan peran dari perbankan daerah untuk memberikan dukungan,” kata Jhony.
Untuk itu perlu ada terobosan katanya bagaimana mempermudah proses penguatan usaha yang ditekuni pihak UMKM, dengan permodalan yang mampu memberdayakan kemampuan dan sekaligus memproteksi bagi pelaku UMKM.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wabup Rohil H Sulaiman ditandai dengan pemukulan gong, turut hadir Wabup terpilih Jhony Charles BBA MBA, Anggota DPR RI Komisi X Hj Karmila Sari SKom MM secara virtual, Forkompimda, kepala BPDP, Kepala Asosiasi Samade dan sejumlah kepala OPD. (Rilis)






