*Pekaitan, 25 Juli 2025* – Langit mendung menyelimuti Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, pada Jumat pagi, 25 Juli 2025, membawa suasana sejuk pasca-hujan tadi malam.
Hujan tersebut menjadi jawaban doa warga Pekaitan dan Rokan Hilir untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat mengancam wilayah ini.
Di hari kedua pasca-Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0321/Rohil, momen Sholat Jumat berjamaah di Masjid Jami Baiturahmat, Kepenghuluan Rokan Baru, dan kegiatan Jumat Berkah menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mempererat tali kebersamaan melalui ibadah dan kebaikan sosial.
Program TMMD ke-125 di Kecamatan Pekaitan menyasar beberapa kepenghuluan, termasuk Rokan Baru Pesisir, dengan proyek fisik seperti semenisasi jalan dan kegiatan non-fisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hari ini, fokus kebersamaan tertuang dalam dua momen istimewa: Sholat Jumat berjamaah dan pembagian paket sembako dalam kegiatan Jumat Berkah.
Saat azan Zuhur berkumandang, anggota Satgas TMMD yang tengah bekerja di berbagai sasaran fisik di wilayah Pekaitan menghentikan aktivitas mereka, membersihkan diri, dan berkumpul bersama warga untuk melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Jami Baiturahmat.
Masjid Jami Baiturahmat dipenuhi puluhan prajurit dan warga yang duduk berdampingan, mengenakan pakaian terbaik mereka, menciptakan suasana khidmat di bawah langit mendung. Momen ini terasa semakin istimewa, seolah langit Pekaitan turut menyaksikan kebersamaan yang hangat antara TNI dan rakyat, di tengah rasa syukur atas hujan yang telah meredakan karhutla.
Ustadz Mahmuda (47), tokoh agama setempat yang memimpin khotbah Jumat, menyampaikan kekagumannya atas momen ini.
“Hujan tadi malam adalah rahmat dari Allah, menjawab doa kita agar karhutla di Rohil segera padam. Melihat bapak-bapak TNI sholat bersama kami di masjid ini, saya merasa ini adalah wujud nyata ukhuwah. TMMD tidak hanya membangun desa, tetapi juga mempererat iman dan kebersamaan kita,” ujarnya dengan penuh haru usai sholat.
Praka Wahyu Giatno, anggota Satgas TMMD dari Yonif 132/Bima Sakti, berbagi perasaannya tentang pengalaman ini.
“Sholat Jumat bersama warga di masjid ini membuat kami merasa seperti keluarga. Setelah hujan semalam yang membawa berkah, kami bersyukur bisa beribadah dan berbagi kebaikan melalui Jumat Berkah. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk hadir di hati masyarakat,” ungkapnya dengan senyum tulus.
Usai Sholat Jumat, Satgas TMMD melanjutkan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan paket sembako kepada 10 warga yang terdiri dari lansia, anak yatim, dan warga kurang mampu di Kepenghuluan Rokan Baru Pesisir.
Setiap paket berisi beras 10 kg, minyak goreng 1 liter, telur setengah papan, gula pasir 1 kg, susu 1 kaleng, serta kecap dan saus masing-masing 1 botol. Pembagian sembako ini dilakukan dengan penuh kehangatan, dihadiri oleh warga yang menerima bantuan dengan wajah penuh syukur.
Bapak Komar (63), salah seorang lansia penerima bantuan, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Hujan semalam sudah menjadi berkah karena karhutla reda, dan sekarang TNI datang membawa sembako. Ini benar-benar Jumat yang penuh berkah bagi kami,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Hujan tadi malam tidak hanya memadamkan ancaman karhutla, tetapi juga membawa kesejukan yang memperkuat semangat warga dan Satgas TMMD.
Momen Sholat Jumat berjamaah dan kegiatan Jumat Berkah di Kepenghuluan Rokan Baru menjadi cerminan nyata bahwa TMMD ke-125 bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menyatukan hati melalui nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.
Di bawah langit mendung Pekaitan, pasca-hujan yang menjadi rahmat, Satgas TMMD dan warga terus menjalin ikatan erat, menorehkan cerita kemanunggalan yang akan dikenang oleh generasi mendatang. Program ini, yang akan berlangsung beberapa minggu ke depan, diharapkan terus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Pekaitan dan memperkuat harmoni antara TNI dan rakyat.






