Kapolsek Bangko Kompol JamesR Rajagukguk didampingi Kasi Humas Polsek Bangko Bripka Supriadi, mengharapkan agar para orang tua maupun tokoh masyarakat dapat berperan lebih untuk mengawasi terjadinya kenakalan remaja. Hal itu diungkapkan kapolsek menyusul adanya diamankan sekitar 12 anak-anak yang dikategorikan masih dibawah umur yang akan melakukan aksi tawuran.
Aksi tawuran sendiri sudah meresahkan bagi masyarakat sehingga dengan adanya kenakalan remaja ini, James meminta kepada para orang tua agar lebih ekstra dalam membina anak-anak nya agar tidak terpengaruh dalam berbuat kejahatan.
“Masa depan anak-anak ini masih panjang, ini adalah generasi penerus negeri ini, para orang tua harus lebih memperhatikan serta memberikan bimbingan,” terang James.
Selasa (5/2) dini hari kemarin sebanyak 12 anak-anak diamankan serta diberikan pembinaan oleh polisi. Anak-anak itu diperkirakan akan melakukan aksi tawuran dengan sasaran sebuah tempat pendidikan di Bagansiapiapi.
Diterangkan terungkapnya aksi setelah ada informasi dari masyarakat RT 15 Kepenghuluan Bagan Jawa tentang adanya sekumpulan anak-anak yang sedang berkumpul dan bakal tawuran.
“Kami langsung ke lapangan dan berhasil mengamankan satu anak,” kata kapolsek. Setelah mengamankan satu orang, pihak Polsek kemudian melakukan pengembangan dan diketahui adanya belasan anak lain yang ikut terlibat.
Dengan disaksikan langsung para orang tua, dan aparatur penghulu serta RT anak-anak yang didapati namanya dibawa ke Mapolsek Bangko untuk dilakukan pembinaan. Kapolsek menambahkan tidak hanya itu ditemukan juga sejumlah peralatan yang diduga menjadi senjata untuk tawuran. (rls)






