Semangat Kemerdekaan dari Gang Kecil, Warga Bagan Jawa Bentangkan Bendera Merah Putih 81 Meter

ROKAN HILIR – Semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air terlihat dari berbagai kreativitas yang mulai menghiasi sudut-sudut pemukiman warga menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Di Jalan Karya Enggel, Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, warga secara bersama-sama mempercantik lingkungan tempat tinggal mereka dengan berbagai ornamen bernuansa merah putih.

Sejak beberapa hari terakhir, warga bergotong royong membuat gapura, memasang pagar berbahan bambu, hingga menghias jalan lingkungan agar terlihat lebih semarak menyambut hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Namun, ada satu pemandangan yang paling mencuri perhatian. Warga membentangkan bendera merah putih raksasa sepanjang 81 meter di atas jalan yang menjadi akses aktivitas masyarakat setempat.

Bentangan bendera tersebut bukan sekadar hiasan, tetapi menjadi simbol penghormatan terhadap perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia yang pada tahun ini memasuki usia ke-81 tahun.

Di balik ide kreatif tersebut, ada sosok Imah, seorang ibu rumah tangga yang menjadi penggerak kegiatan tersebut. Dengan penuh semangat, ia bersama warga lainnya berusaha menghadirkan suasana kemerdekaan yang meriah di lingkungan mereka.

“Saya sudah tiga tahun mengharapkan hal ini dan baru sekarang bisa terwujud,” ujar Imah, Jumat 7 Agustus 2026.

Imah mengungkapkan, ide tersebut muncul setelah dirinya melihat kemeriahan masyarakat di sejumlah daerah di Pulau Jawa dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Ia kemudian berharap semangat yang sama juga dapat hadir di tengah masyarakat daerahnya.

“Saya ingin suasana menyambut kemerdekaan seperti itu juga terlihat di sini. Semoga ini bisa menjadi motivasi kita bersama untuk menyambut kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bentuk rasa syukur dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat, meskipun aktivitas dan kesibukan warga semakin padat.
Seluruh proses pembuatan gapura, pemasangan ornamen, hingga pemasangan bendera dilakukan secara swadaya. Warga saling membantu menyediakan bahan, tenaga, serta menuangkan ide kreatif agar lingkungan mereka tampil lebih indah dan penuh nuansa kemerdekaan.

Bagi warga Jalan Karya Enggel, kemeriahan HUT ke-81 RI bukan hanya tentang menghias kampung, tetapi juga tentang mempererat hubungan antarwarga dan menjaga semangat kebersamaan yang menjadi warisan bangsa. (rls)

Related posts