Rokan Hilir — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Rokan Hilir menyampaikan apresiasi atas capaian PT BPR Rokan Hilir (Perseroda) yang berhasil meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 dengan predikat Bintang 5.
Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghargaan bergengsi yang diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan kinerja terbaik di tingkat nasional, sekaligus menjadi indikator keberhasilan perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang profesional dan berintegritas.
Ketua PC PMII Rokan Hilir Muhammad Khoir alansor menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata dari keberhasilan manajemen PT BPR Rohil dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), serta komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Capaian ini patut diapresiasi sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran PT BPR Rohil. Predikat Bintang 5 mencerminkan kualitas kinerja yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu.
PMII Rokan Hilir juga memberikan apresiasi kepada Direktur Utama PT BPR Rohil, Wan Muhammad Kudri, yang dinilai sukses membawa perusahaan meraih prestasi di tingkat nasional melalui kepemimpinan yang inovatif dan berorientasi pada penguatan ekonomi daerah.
Selain itu, penghargaan kepada Bupati Rokan Hilir sebagai Pembina BUMD turut menjadi indikator kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan manajemen perusahaan dalam mendorong kemajuan BUMD yang berdaya saing.
Menurut PMII Rohil, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja serta memperluas kontribusi PT BPR Rohil dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Rokan Hilir.
“Ke depan, kami berharap PT BPR Rohil dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi ini, serta terus menjadi lembaga keuangan daerah yang hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
PMII Rohil menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pembangunan daerah, termasuk mendorong penguatan BUMD sebagai pilar ekonomi lokal yang berkelanjutan.






