Dorong Zakat Pertanian, BAZNAS Rohil Kucurkan Bantuan untuk Petani Padi

Dalam upaya meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat sektor zakat pertanian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hilir menyalurkan bantuan usaha kepada sejumlah kelompok tani penerima manfaat melalui Program Rohil Makmur (PRM), Jumat (31/10/2025).

Acara penyerahan bantuan digelar di Kantor BAZNAS Rohil, Jalan Pahlawan Bagansiapiapi, dan turut disertai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BAZNAS dengan para ketua kelompok tani penerima bantuan.

Ketua BAZNAS Rohil, Ustaz H. Jefrizal, S.Hi., M.M., mengatakan terdapat 12 kelompok tani yang menjadi mitra binaan dalam program ini. Melalui kerja sama ini, pihaknya berharap hasil panen petani dapat meningkat dan berdampak langsung pada peningkatan zakat dari sektor pertanian.

“MoU ini merupakan komitmen bersama untuk mensukseskan Program Rohil Makmur. Kami ingin petani binaan bisa meningkatkan hasil panen sekaligus menyalurkan zakat pertaniannya melalui BAZNAS,” ujar Ustaz Jefrizal.

Ia menjelaskan, setiap kelompok tani penerima bantuan telah melalui proses verifikasi faktual, termasuk pengecekan administrasi dan peninjauan langsung ke lokasi lahan. Bantuan yang diberikan berupa dana pengelolaan sebesar Rp1,5 juta per hektar lahan sawah.

“Dengan pendampingan ini, kami harap hasil panen meningkat. Zakat hasil pertanian akan dikelola oleh BAZNAS dan disalurkan kembali kepada delapan golongan penerima (asnaf),” tambahnya.

BAZNAS juga menargetkan, pada tahun 2026, penerimaan zakat dari sektor pertanian dapat meningkat signifikan. Zakat hasil panen sendiri akan dihitung berdasarkan sistem irigasi yang digunakan, yakni 5 persen untuk lahan beririgasi dan 10 persen untuk tadah hujan.

Sementara itu, salah satu ketua kelompok tani penerima bantuan, Rofai, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian BAZNAS Rohil terhadap petani.

“Kami kini punya pembimbing dan arah yang jelas. Kami juga paham tentang kewajiban zakat hasil pertanian yang akan kami keluarkan nantinya,” ujar Rofai.

Ia menambahkan, para petani berkomitmen untuk mengoptimalkan masa tanam saat ini agar bisa memperoleh hasil panen terbaik dan menunaikan zakatnya sesuai ketentuan. (rilis)

Related posts