BAGANSIAPIAPI|Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PD. Sarana Pembangunan Rokan Hilir Mitra PT. Pertamina (persero) Rahman di wakili Manajer Pemasaran SPBU PD. Saran Pembangunan Rokan Nurdiansyah didampingi Direktur Pengembangan Zulfakar menjelaskan untuk sementara minyak jenis bio solar yang masuk pada hari Kamis (16/11/2023) lebih kurang sekitar 8 ton, 3 ton untuk kendaraan umum, selebihnya untuk dikonsumsi oleh nelayan tradisional Bagansiapiapi.
Saat di hubungi Nurdiansyah mengatakan melalui telepon seluler kepada awak media, saya lagi di Pekanbaru dalam rangka mengkonfirmasi surat panggilan untuk hadir di kantor induk PT. Pertamina (persero) BPH Migas di Pekanbaru terkait penambahan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio, agar untuk kebutuhan masyarakat nelayan tradisional Bagansiapiapi dan kendaraan umum agar kuota BBM jenis bio solar terpenuhi di kota Bagansiapiapi.
Kalau sebut saja Nurdiansyah, kalau tidak ada halangan, insya Allah besok akan masuk BBM jenis bio solar sekitar 24 ton, mudah-mudahan minyak jenis bio solar tidak terjadi lagi kelangkaan BBM jenis bio solar di kota Bagansiapiapi khususnya SPBU PD. Sarana Pembangunan Rokan Hilir sampai akhir tahun 2023.
Kemudian tambah Nurdiansyah, BBM jenis bio solar tersebut datangkan dari depot Pertamina Dumai, kami mengucapkan terima kasih, terima kasih atas bantuan bapak Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong, S.IP., M.Si sesuai dengan kesepakatan hasil rapat bersama ketua HNSI dan masyarakat nelayan tradisional Bagansiapiapi dan kendaraan umum, sehingga kelangkaan tersebut bisa kita atasi, mudah mudahan tidak akan terjadi lagi kelangkaan BBM jenis bio solar di kota Bagansiapiapi untuk kedepannya,” imbuh Nurdiansyah.






