Senam Kemilau Rohil Semarak, 21 Tim Unjuk Kreativitas dan Kekompakan

Semangat berolahraga sekaligus kreativitas masyarakat mewarnai pelaksanaan pertandingan Senam Kemilau Rokan Hilir (Rohil) yang berlangsung di Halaman Kantor BPKAD Rohil, Jalan Perwira, Bagansiapiapi, Minggu (3/8/2026).

Sebanyak 21 tim dari berbagai kalangan ambil bagian dalam kegiatan yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komisi X DPR RI tersebut.

Peserta datang dari beragam unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), perguruan tinggi, sekolah, kalangan guru hingga sanggar-sanggar senam yang ada di Kabupaten Rohil.

Sejak perlombaan dimulai, suasana berlangsung semarak. Setiap tim tampil dengan ciri khas masing-masing, memadukan gerakan senam, koreografi, musik serta kekompakan dalam satu penampilan.

Kompetisi pun tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik. Kreativitas dalam menyusun gerakan, ketepatan mengikuti irama, kemampuan menjaga formasi hingga penampilan menjadi bagian penting yang turut diperhitungkan dalam penilaian.

Nuansa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia juga begitu terasa. Sejumlah tim mengenakan kostum bernuansa merah putih, menambah semarak suasana sekaligus memperkuat atmosfer menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dari awal hingga gerakan terakhir, para peserta terlihat berusaha mempertahankan kekompakan. Gerakan dasar senam dipadukan dengan koreografi kreasi yang atraktif untuk menarik perhatian dewan juri maupun penonton.

Tidak sedikit penampilan yang mengundang perhatian karena menghadirkan gerakan energik, unik, bahkan lucu. Hal itu membuat pertandingan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan.

Bupati Rokan Hilir, Bistamam, menyambut positif pelaksanaan Senam Kemilau Rohil tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menyalurkan bakat di bidang olahraga.

“Kami dari Pemda Rohil menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan pertandingan Senam Kemilau Rohil. Ini menjadi wadah bagi generasi muda kita untuk menyalurkan, mengasah, dan mengembangkan bakat mereka khususnya di bidang senam,” ujar Bistamam.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai perlombaan sesaat. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan sangat penting agar pembinaan olahraga masyarakat dapat dilakukan secara konsisten sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit baru dari Rohil.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berlanjut,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Karmila Sari. Ia menilai antusiasme dan kemampuan yang ditunjukkan para peserta cukup membanggakan, terlebih sebagian tim hanya memiliki waktu persiapan yang relatif singkat.

“Saya sangat mengapresiasi tentunya. Hanya dalam waktu yang sangat sedikit, persiapan yang dilakukan oleh masing-masing tim cukup maksimal. Terlihat kemampuan mereka ditunjukkan dalam pertandingan tadi,” kata Karmila.

Menurutnya, penampilan para peserta menunjukkan bahwa masyarakat Rohil memiliki potensi yang cukup besar dalam bidang senam.

“Masyarakat Rohil hebat-hebat dalam menampilkan kemampuan di bidang senam,” ujarnya.

Karmila juga menyoroti kreativitas peserta yang tidak hanya terlihat dari gerakan, tetapi juga dari pemilihan koreografi dan kostum. Kekompakan dalam mengikuti irama musik serta kemampuan mempertahankan formasi menjadi daya tarik tersendiri selama pertandingan.

“Mereka memiliki talenta dan kreativitas yang cukup baik, tidak hanya kreatif, lucu maupun heboh, namun mereka juga mampu memperlihatkan kekompakan sesuai dengan saran dan penilaian dari juri,” jelasnya.

Selain menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan olahraga dan kreativitas, Senam Kemilau Rohil juga mulai memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan kegiatan.

Digitalisasi diterapkan sejak proses pendaftaran hingga pengaturan waktu perlombaan. Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan kegiatan lebih terstruktur sekaligus membiasakan peserta dengan mekanisme berbasis teknologi.

“Kita juga membiasakan mereka dengan sistem digitalisasi, mulai dari memasuki syarat hingga penentuan batas waktu dalam penilaian perlombaan,” pungkas Karmila.

Pelaksanaan Senam Kemilau Rohil akhirnya tidak sekadar menjadi kompetisi antartim. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi ruang bertemunya semangat, kreativitas, kekompakan dan kebersamaan masyarakat.

Dengan antusiasme yang ditunjukkan peserta, ajang seperti ini dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga sekaligus pencarian talenta-talenta baru di Kabupaten Rohil. (rls)

Related posts