Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) dari Partai Gerindra, Rahmat Iman Cahyadi, S.Ip, melaksanakan kegiatan reses dan silaturahmi masa sidang II tahun 2026 bersama masyarakat di Kepenghuluan Bagan Jawa, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat. Sejumlah tokoh masyarakat, perangkat RT, serta warga setempat hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias.
Pemuka masyarakat, Buyung, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus RT yang telah mengundang serta memfasilitasi warga untuk hadir dalam kegiatan reses. Menurutnya, pertemuan seperti ini penting karena masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan di lingkungan mereka secara langsung kepada anggota DPRD.
Dalam dialog bersama warga, salah satu aspirasi yang mendapat perhatian adalah usulan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air di Musala Al-Fur’qon yang berada di kawasan Karya Anggel.
Usulan tersebut disampaikan oleh warga bernama Arifin. Ia berharap keberadaan sumur bor dapat membantu memenuhi kebutuhan air di musala, terutama untuk keperluan ibadah dan aktivitas masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Rahmat Iman Cahyadi mengatakan akan berupaya mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tersebut dapat direalisasikan. Ia menyebut usulan sumur bor di Karya Anggel telah dicatat dan akan menjadi bagian dari perhatian dirinya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Insyaallah akan menjadi pemikiran kami, mudah-mudahan sumur bor di Karya Anggel ini bisa terwujud,” ujar Rahmat.
Politisi Gerindra itu juga mengingatkan masyarakat agar dalam menyampaikan aspirasi lebih mengutamakan kebutuhan yang benar-benar penting dan menjadi prioritas. Hal tersebut, kata dia, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah menjalani efisiensi.
Menurut Rahmat, keterbatasan kemampuan anggaran membuat tidak seluruh usulan masyarakat dapat direalisasikan dalam waktu bersamaan. Karena itu, aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses diharapkan benar-benar berdasarkan kebutuhan mendesak di tengah masyarakat.
“Buat apa banyak-banyak menyampaikan usulan kalau tidak terealisasi. Tadi masyarakat mengusulkan bantuan sumur bor, dan itu sudah kami catat,” katanya.
Selain kebutuhan sumur bor, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya. Di antaranya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur jalan serta dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat, termasuk bantuan untuk kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rahmat menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan perjuangan dirinya sebagai anggota DPRD Rohil. Namun, realisasi setiap usulan tetap akan disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kegiatan reses bukan hanya menjadi agenda rutin anggota DPRD, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kepenghuluan Bagan Jawa diharapkan dapat terus menyampaikan aspirasi secara terbuka dan konstruktif. Di sisi lain, masukan yang dihimpun selama reses menjadi bahan bagi DPRD dalam memperjuangkan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan reses Rahmat Iman Cahyadi pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menyerap aspirasi, pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mendorong pembangunan yang lebih merata di Kabupaten Rokan Hilir. (rls)






