Memasuki tahun ketiga bergeraknya Dompet Anak Yatim (DAY) di Kelurahan Rimba Melintang yang tahun ini telah berjaya membagikan sebesar Rp 109 juta hak anak yatim.
“Alhamdulillah, tahun ini dompet anak yatim kelurahan Rimba Melintang membagikan Rp 109 juta. Dan anak yatim kita berjumlah 60 orang. Masing-masing mendapatkan Rp 1,8 juta rupiah perorang,” kata Pembina DAY, Iskandar SE.
Lurah Rimba Melintang ini memaparkan, bahwa Dompet Anak Yatim Kelurahan Rimba Melintang sudah tiga tahun berdiri, yaitu dari tahun 2016 silam. Setiap tahun dompet anak yatim Kelurahan Rimba Melintang ini membagikan puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah kepada anak yatim yang ada di kelurahan.
Dikatakannya, Dompet Anak Yatim ini tujuannya supaya anak-anak yatim se Kelurahan Rimba Melintang mendapatkan hak yang sama untuk lebaran nanti, yaitu beli pakaian baru, sepatu dan sandal baru selayaknya anak-anak yang lain.
Dibeberkan Lurah Rimba Melintang ini, adapun sumber dana Dompet Anak Yatim ini tentunya berasal dari infak dan sedekah seluruh masyarakat Kelurahan Rimba Melintang.
Metoda pengumpulannya yaitu, mulai dari kotak infak yang berjumlah 29 kotak disebarkan ke seluruh kedai sembako, warung kopi, bengkel, dan rumah makan yang ada di wilayah Kelurahan Rimba Melintang. Pengambilan kotak infak ini, kata Iskandar melihat situasi kalau sudah penuh kotaknya petugas kelurahan akan mengambilnya.
Kemudian dengan cara pengutipan yang dilaksanakan oleh ketua RT kepada warganya masing masing. Berdasarkan hasil rapat mula pembentukan Dompet Anak Yatim Kelurahan Rimba Melintang, masing masing RT memungut ke warganya masing-masing.
“Itu tergantung pak RTnya, paling tidak satu bulan sekali pak RT melakukan pungutan untuk anak yatim ini, dan uangnya diserahkan kepada bendahara Dompet Anak Yatim Kelurahan Rimba Melintang,” terangnya.
Dan cara terakhir adalah dari infak mesjid, tentunyaseluruh dana yang ada dikotak infak anak yatim di mesjid itu dikumpulkan ke Dompet Anak Yatim. Dikumpulkan jadi satu kemudian dibagikan secara merata. Jadi, seluruh anak yatim se Kelurahan Rimba Melintang itu terdata dalam satu data didalam dompet anak yatim Kelurahan Rimba Melintang.
“Jadi tidak ada lagi anak anak yatim kita yang mendapatkan sedikit dan yang banyak semuanya sama rata banyaknya. Dan uang mereka ini selama setahun disimpan di Bank. Setahun hanya boleh dua kali ambil, saat lebaran dan hendak masuk sekolah,” tukasnya. (rls)






