Lapas Bagansiapiapi Perkuat Sinergi dengan Polda Riau, Keamanan Jadi Fokus

ROKAN HILIR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi kedinasan bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau, khususnya Subdit V Ditreskrimsus Polda Riau, Senin (21/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kemitraan antarlembaga, sekaligus memperkuat koordinasi dalam aspek penegakan hukum dan pengawasan di wilayah hukum Provinsi Riau.

Kegiatan koordinasi diinisiasi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Yocky Prima Nugraha, bersama jajaran Subdit V Ditreskrimsus Polda Riau yang dipimpin Kasubdit V Kompol I Komang Aswatama.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya koordinasi dan sinergi dalam mendukung terciptanya keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Yocky Prima Nugraha mengatakan, kerja sama dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengamanan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, koordinasi yang dilakukan tidak sebatas pertemuan formal, tetapi harus diwujudkan melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.

“Koordinasi ini bukan hanya sebatas komitmen, tetapi wujud nyata sinergi antarinstansi dalam melaksanakan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami percaya dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan penuh dari APH, semua akan berjalan baik dan efektif,” ujar Yocky.

Ia menambahkan, lingkungan pemasyarakatan memiliki karakteristik khusus sehingga membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, terutama aparat penegak hukum.

Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan, pertukaran informasi serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kehadiran jajaran Polda Riau dalam kegiatan koordinasi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Lapas Bagansiapiapi dengan kepolisian.

Dengan komunikasi yang terbangun secara baik, berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Bagansiapiapi dalam menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum.

Ke depan, koordinasi lintas instansi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi terus berlanjut melalui komunikasi dan kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan Lapas.

Lapas Bagansiapiapi menilai dukungan dan kolaborasi dengan APH merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan terhadap warga binaan.

#Kemenimipas #PoldaRiau #Krimsus #LapasBagansiapiapi #SinergiAntarLembaga #Pemasyarakatan

Related posts