Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Bagan Sinembah, Beras Dijual di Bawah Harga Pasar

Rohil – Ratusan warga, kebanyakan ibu rumah tangga, sudah berkumpul sejak pagi di halaman Mess Pemda Rokan Hilir di Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (1/11/2025).

Mereka antre dengan tertib, hari itu, Pemkab Rohil menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebuah upaya penting untuk menahan laju inflasi harga sembako yang mulai merangkak naik menjelang akhir tahun.

Kegiatan ini dlangsung dan dibuka angsung oleh Bupati Rohil, H. Bistamam, didampingi Kadis DKPP Cicik Mawardi Athar, Kepala Disperindagsar Muhammad Fauzi, Inspektur Rohil Sarman Syahroni, Sekretaris Diskominfotiks Rohil Juliandra, Camat Bagan Sinembah Ahmad Atin, serta ratusan warga, khususnya kaum ibu dari wilayah setempat. Turut hadir pula Camat Basira Iswandi dan Camat Bangko Pusako Riwansyah.

Dalam sambutannya, Kepala DKPP Rohil Cicik Mawardi Athar menuturkan bahwa program ini tetap bisa berjalan meskipun kondisi keuangan daerah sedang tidak ideal.

“Meskipun APBD sedang defisit, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan. Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 2.000 paket sembako disediakan untuk warga. Isinya beras lima kilogram, telur, minyak goreng, dan gula pasir—komoditas yang belakangan harganya membuat masyarakat cukup kesulitan atau mengalami penurunan daya beli.

Bupati Bistamam dalam kesempatan itu mengatakan, GPM bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah nyata agar masyarakat tidak sendirian menghadapi fluktuasi harga.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Pemerintah tidak bisa diam ketika harga naik dan daya beli menurun,” ucapnya.

GPM tersebut terangnya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Rohil dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah. Lebih dari itu, kegiatan seperti ini memberi pesan bahwa di tengah angka dan laporan defisit, masih ada ruang bagi keberpihakan kepada rakyat kecil.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang itu berjalan hangat. Sejumlah warga mengaku lega bisa membeli sembako dengan harga di bawah pasar.

“Alhamdulillah, lumayan terbantu. Harga beras di sini jauh lebih murah,” kata Yanti, warga Bagan Sinembah. (rilis MC1)

 

Related posts